Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan program “Misi BOTAK” (Bola, Tabung, dan Kerucut) melalui metode pembelajaran kooperatif dalam meningkatkan pemahaman konsep, partisipasi aktif, dan hasil belajar peserta didik pada materi bangun ruang sisi lengkung di kelas IX MTs Negeri 14 Jakarta Timur. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya kemampuan visualisasi geometri siswa serta minimnya keterlibatan aktif dalam pembelajaran matematika. Metodologi – Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan penerapan pembelajaran kooperatif berbasis misi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IX MTs Negeri 14 Jakarta Timur yang dibagi ke dalam kelompok heterogen beranggotakan 4–5 siswa. Prosedur penelitian meliputi tahap persiapan, pembentukan kelompok, pemberian misi, eksplorasi dan diskusi, presentasi, refleksi, serta evaluasi. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi aktivitas siswa. Data dianalisis secara deskriptif untuk melihat perubahan keterlibatan dan pemahaman konsep siswa. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan “Misi BOTAK” mampu meningkatkan partisipasi aktif peserta didik dalam pembelajaran matematika. Siswa menjadi lebih mudah memahami konsep bangun ruang sisi lengkung melalui aktivitas kolaboratif, proyek pembuatan model tiga dimensi, dan penyelesaian soal HOTS kontekstual. Selain itu, suasana belajar menjadi lebih interaktif, menyenangkan, dan bermakna sehingga berdampak positif terhadap hasil belajar siswa. Kebaruan – Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi metode pembelajaran kooperatif dengan pendekatan berbasis misi (“Misi BOTAK”) untuk materi bangun ruang sisi lengkung yang dikemas secara kontekstual dan berbasis pengalaman langsung siswa. Signifikansi – Penelitian ini bermanfaat bagi guru matematika, sekolah, dan praktisi pendidikan sebagai alternatif strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran geometri di tingkat SMP/MTs
Copyrights © 2026