Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Vol 5 No 2 (2026): Juni

Strategi Adaptasi Ekonomi Masyarakat Melalui Usaha Kecil di Wilayah dengan Keterbatasan Sumber Daya Alam

Winda Kustiawan (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Fadilah Amalia (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Agum Maulana (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Adyansyah Putra (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Miftahul Jannah Simatupang (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Ardiansyah Putra Nasution (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi adaptasi ekonomi masyarakat melalui usaha kecil pada wilayah yang mengalami keterbatasan sumber daya alam di Pasar VII Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Berkurangnya lahan pertanian dan minimnya sumber daya alam produktif menyebabkan masyarakat tidak lagi dapat bergantung sepenuhnya pada sektor agraris sebagai sumber mata pencaharian utama. Kondisi tersebut mendorong masyarakat untuk melakukan berbagai bentuk adaptasi ekonomi guna mempertahankan keberlangsungan hidup dan meningkatkan pendapatan keluarga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap lima informan yang terdiri atas ibu rumah tangga, pelaku usaha kecil, dan tokoh masyarakat, serta didukung oleh observasi lapangan dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan sumber daya alam telah mendorong terjadinya pergeseran mata pencaharian masyarakat dari sektor pertanian menuju sektor usaha kecil dan kegiatan ekonomi informal. Strategi adaptasi yang dilakukan masyarakat meliputi pengembangan usaha kecil, diversifikasi sumber pendapatan keluarga, serta pemanfaatan jaringan sosial dalam mendukung aktivitas ekonomi. Meskipun menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan modal, berkurangnya lahan produktif, dan minimnya lapangan pekerjaan, masyarakat tetap menunjukkan kemampuan beradaptasi melalui pengembangan usaha mandiri. Selain itu, masyarakat menilai bahwa pelatihan usaha dan dukungan pemerintah menjadi kebutuhan penting dalam meningkatkan kapasitas ekonomi lokal. Temuan ini menunjukkan bahwa usaha kecil memiliki peran strategis sebagai instrumen adaptasi ekonomi masyarakat di wilayah dengan keterbatasan sumber daya alam.

Copyrights © 2026