ABSTRAK Tafsir Al-Qur’an emansipatoris adalah suatu metode penafsiran yang berusaha mengkritisi adanya bias patriarki dalam tafsir Al-Qur’an yang selama ini cenderung menempatkan perempuan dalam posisi yang lebih rendah akibat pengaruh budaya dan konstruksi sosial para mufasir di masa klasik. Masalah utama dalam penelitian ini adalah adanya pemahaman terhadap ayat-ayat gender yang sering diinterpretasikan secara harfiah dan hierarkis, sehingga menciptakan ketidakseimbangan hubungan antara pria dan wanita dalam aspek sosial maupun keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai bentuk bias patriarki dalam penafsiran Al-Qur’an serta memberikan pemahaman yang lebih adil, manusiawi, dan kontekstual sesuai dengan nilai-nilai universal Islam. Metode yang diterapkan adalah metode kualitatif dengan pendekatan hermeneutika serta analisis kritis terhadap literatur tafsir baik klasik maupun kontemporer melalui penelitian historis, linguistik, dan sosial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa banyak interpretasi dipengaruhi oleh budaya patriarki sehingga tidak sepenuhnya mencerminkan pesan keadilan Al-Qur’an. Pendekatan tafsir emansipatoris berhasil menawarkan reinterpretasi yang menjadikan laki-laki dan perempuan sebagai subjek yang setara di hadapan Tuhan. Secara keseluruhan, tafsir emansipatoris merupakan langkah krusial dalam menciptakan pemahaman Islam yang inklusif, adil gender, dan sesuai dengan kemajuan masyarakat kontemporer.
Copyrights © 2026