Perkembangan teknologi informasi telah meningkatkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan internet rumah yang cepat, stabil, dan terjangkau. Beragam penyedia jasa internet (Internet Service Provider/ISP) menawarkan paket layanan dengan karakteristik yang berbeda sehingga seringkali menyulitkan calon pelanggan dalam menentukan pilihan yang sesuai dengan kebutuhan. Pemilihan ISP yang kurang tepat dapat menyebabkan biaya yang tidak efisien dan kualitas layanan yang tidak optimal. Penelitian ini bertujuan membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk membantu masyarakat dalam memilih penyedia layanan internet Wi-Fi rumah menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode SAW dipilih karena mampu melakukan penilaian terhadap beberapa alternatif berdasarkan sejumlah kriteria yang memiliki bobot berbeda. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini meliputi harga paket, kecepatan internet, stabilitas jaringan, layanan pelanggan, dan cakupan area. Alternatif yang dievaluasi terdiri dari IndiHome, Biznet Home, MyRepublic, ICONNET, dan XL SATU Fiber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SAW dapat menghasilkan peringkat alternatif secara objektif berdasarkan nilai preferensi masing-masing ISP. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh Biznet Home sebagai alternatif terbaik dengan nilai preferensi sebesar 0,92, diikuti MyRepublic sebesar 0,88, XL SATU Fiber sebesar 0,85, ICONNET sebesar 0,81, dan IndiHome sebesar 0,79. Sistem yang dikembangkan mampu memberikan rekomendasi yang efektif dalam mendukung proses pengambilan keputusan pemilihan ISP untuk kebutuhan rumah tangga.
Copyrights © 2026