Dismenore primer merupakan keluhan menstruasi yang umum dialami remaja dan perempuan usia produktif serta dapat mengganggu aktivitas dan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas terapi akupunktur dalam menurunkan intensitas nyeri pada dismenore primer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di Praktik Akupunktur Mandiri di Bekasi pada April–Mei 2024. Data dikumpulkan menggunakan lembar data klien melalui pemeriksaan akupunktur komprehensif, meliputi observasi, wawancara, palpasi, pemeriksaan lidah dan nadi, dilanjutkan penegakan sindrom serta pengukuran nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Intervensi diberikan pada fase pra-menstruasi dan dievaluasi secara berurutan. Hasil menunjukkan perbaikan klinis berupa penurunan nyeri haid, membaiknya kualitas tidur, serta meningkatnya kemampuan aktivitas. Skala nyeri menurun dari NRS 8 pada siklus sebelumnya menjadi NRS 5 pada siklus berikutnya, sehingga partisipan tetap dapat beraktivitas sepanjang hari. Kesimpulannya, terapi akupunktur berpotensi menjadi pendekatan nonfarmakologis yang bermanfaat dalam menurunkan intensitas nyeri pada dismenore primer pada kasus yang dilaporkan.
Copyrights © 2026