Walada: Journal of Primary Education
Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education

Pengaruh Model Discovery Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV Pada Pembelajaran IPAS Di SDN Inpres Sanolo

Niningsih Niningsih (STKIP Taman Siswa Bima)
Mariamah Mariamah (STKIP Taman Siswa Bima)
Arif Rahman Hakim (STKIP Taman Siswa Bima)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2026

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran abad ke-21, namun siswa kelas IV SDN Inpres Sanolo menunjukkan penguasaan yang masih rendah, di mana hanya 6 dari 12 siswa yang memenuhi indikator berpikir kritis. Pembelajaran yang berpusat pada guru membatasi kesempatan siswa untuk menemukan konsep secara mandiri sehingga menghambat perkembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi sesuai tuntutan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV pada pembelajaran IPAS di SDN Inpres Sanolo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pre-experimental design melalui desain One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian terdiri atas 12 siswa kelas IV yang ditetapkan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui instrumen tes uraian berdasarkan lima indikator berpikir kritis menurut Facione (interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, dan eksplanasi) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji paired sample t-test, dan skor N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis yang signifikan, dengan rata-rata nilai meningkat dari 57,83 (pretest) menjadi 89,92 (posttest), dengan selisih sebesar 32,08. Nilai rata-rata N-Gain mencapai 0,752 yang termasuk dalam kategori peningkatan tinggi, model penemuan pembelajaran terbukti memiliki dampak yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran IPAS. Hasil ini memberikan konsekuensi penting bagi pengembangan pelajaran IPAS di tingkat sekolah dasar, terutama dalam mendukung penerapan Kurikulum Merdeka yang menekankan pada pembelajaran aktif berbasis penemuan, serta berkontribusi pada perbaikan keterampilan berpikir kritis siswa di sekolah dasar secara berkelanjutan. Dalam praktiknya, guru dianjurkan untuk menjadikan model ini sebagai metode pembelajaran utama dan merancang lembar kerja siswa individu yang terstruktur untuk memenuhi kebutuhan siswa dengan beragam kemampuan membaca.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

wjpe

Publisher

Subject

Education Social Sciences Other

Description

Focus and Scope Walada: Journal of Primary Education with P-ISSN: 2962-2662 dan E-ISSN: 2963-0037 mainly focuses on learning in primary schools, teacher education or primary school. Detailed scopes of articles accepted for submission to Jurnal walada are: Learning Theory Curriculum and Technology in ...