Rendahnya kemampuan berpikir kritis dan kepercayaan diri murid dalam pembelajaran Bahasa Indonesia disebabkan oleh pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah, minim penggunaan model pembelajaran inovatif, serta belum optimalnya pemanfaatan media digital. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan berpikir kritis dan kepercayaan diri murid melalui Model PRADIPA berbantuan Media Misi Lentera. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam empat pertemuan pada 16 murid kelas III SDN 4 Selat Hulu. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Model PRADIPA berbantuan Media Misi Lentera mampu meningkatkan berpikir kritis dan kepercayaan diri murid secara signifikan pada setiap pertemuan. Persentase keterampilan berpikir kritis meningkat dari 38% pada pertemuan 1 menjadi 94% pada pertemuan 4, sedangkan kepercayaan diri meningkat dari 25% menjadi 88%. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa murid menjadi lebih aktif dalam menganalisis informasi, mengemukakan pendapat, serta berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, Model PRADIPA berbantuan Media Misi Lentera efektif digunakan untuk meningkatkan berpikir kritis dan kepercayaan diri murid dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
Copyrights © 2026