Kemampuan membaca permulaan merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan bahasa anak usia dini yang perlu distimulasi sejak dini. Berdasarkan hasil observasi di TK Putra Bangsa, kemampuan membaca permulaan anak kelompok A masih rendah, ditunjukkan oleh banyaknya anak yang belum mampu mengenal huruf, bunyi awal kata, dan menghubungkan simbol dengan maknanya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak melalui penerapan media kartu gambar dan kata. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 17 anak kelompok A TK Putra Bangsa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca permulaan pada setiap siklus. Pada kondisi awal terdapat 9 anak (52,9%) berada pada kategori Belum Berkembang (BB), 7 anak (41,2%) Mulai Berkembang (MB), dan hanya 1 anak (5,9%) Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Pada Siklus I kategori BB menurun menjadi 2 anak (11,8%), MB sebanyak 10 anak (58,8%), dan BSH meningkat menjadi 5 anak (29,4%). Pada Siklus II tidak terdapat lagi anak pada kategori BB (0%), sebanyak 3 anak (17,7%) berada pada kategori MB, 9 anak (52,9%) mencapai kategori BSH, dan 5 anak (29,4%) mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Temuan ini menunjukkan bahwa media kartu gambar dan kata efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak kelompok A TK Putra Bangsa
Copyrights © 2026