Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, keterampilan kerja sama, dan hasil belajar murid pada pembelajaran IPAS melalui penerapan model BERSATU yang mengintegrasikan Problem Based Learning (PBL), Jigsaw, dan Numbered Heads Together (NHT). Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian adalah 19 murid kelas V SDN Telaga Biru 7 Banjarmasin pada semester genap Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian dilaksanakan dalam tiga pertemuan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model BERSATU mampu meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran. Aktivitas murid meningkat dari 47% menjadi 95%, keterampilan berpikir kritis dari 53% menjadi 89%, keterampilan komunikasi dari 37% menjadi 95%, dan keterampilan kerja sama dari 63% menjadi 100%. Hasil belajar murid pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotor juga mengalami peningkatan hingga mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan. Dengan demikian, model BERSATU efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan abad ke-21 dan hasil belajar murid pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Copyrights © 2026