Rendahnya aktivitas, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan hasil belajar murid pada pembelajaran Matematika disebabkan oleh kurangnya variasi pembelajaran serta dominannya pembelajaran satu arah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas guru serta menganalisis peningkatan aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan hasil belajar melalui penerapan model PANTING. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan pada 12 murid kelas IV SDN Astambul Kota tahun ajaran 2025/2026. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru meningkat dari skor 18 menjadi 28, aktivitas murid dari 33% menjadi 92%, keterampilan berpikir kritis dari 17% menjadi 83%, keterampilan kolaborasi dari 25% menjadi 92%, dan ketuntasan hasil belajar klasikal dari 33% menjadi 92%. Dengan demikian, penerapan model PANTING mampu meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran Matematika, meliputi aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan hasil belajar murid.
Copyrights © 2026