Pelarian Dua Arah karya Olen Saddha menjelaskan rangkaian cerita dan pengorbanan yang dilakukan oleh tokoh Bia dalam melawan praktik patriarki dan eksistensinya untuk keluar dari praktik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jenis ketidakadilan gender dan diskriminasi terhadap perempuan di era modern yang ditemukan dalam novel Pelarian Dua Arah karya Olen Saddha serta bentuk eksitensinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, yang berarti mendeskripsikan atau menggambarkan hasil penelitian sebagaimana adanya. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan catat yang melibatkan analisis teks dan identifikasi pola yang menunjukkan kebutuhan bagi perempuan untuk bekerja, menjadi intelektual, transformatif secara sosial, dan menantang dominasi dalam novel. Hasil analisis menunjukan bahwa adanya bentuk ketidakadilan gender seperti stereotip perempuan, subordinasi terhadap perempuan, objektifikasi perempuan dan menemukan bentuk-bentuk eksistensi tokoh perempuan dalam memperjuangkan haknya yang dilakukan dengan cara bekerja, perempuan memperoleh intelektual, transformasi sosial dan penolakan terhadap dominasi. Novel ini akan memberikan banyak gambaran dalam memahami pentingnya eksistensi perempuan dalam ranah modern.
Copyrights © 2026