Pantai Nambo di Kecamatan Nambo, Kota Kendari, merupakan kawasan pesisir Teluk Kendari yang menghadapi tekanan abrasi, sampah antropogenik, dan penurunan tutupan vegetasi mangrove akibat meningkatnya aktivitas masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan merehabilitasi ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran ekologis masyarakat melalui penanaman mangrove. Kegiatan dilaksanakan pada 14 Mei 2026 dengan metode pendidikan masyarakat dan pendekatan partisipatif-kolaboratif yang melibatkan 92 peserta, terdiri atas dosen dan mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Muhammadiyah Kendari, Dinas Lingkungan Hidup Kota Kendari, dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tenggara. Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi, penyiapan bibit dan lokasi, penanaman, serta evaluasi. Sebanyak 200 bibit mangrove jenis Rhizophora sp. ditanam di sepanjang garis pantai yang mengalami degradasi. Hasil kegiatan menunjukkan seluruh bibit berhasil ditanam dengan partisipasi peserta yang tinggi, serta meningkatnya pemahaman peserta mengenai fungsi ekologis mangrove sebagai pelindung pantai dari abrasi. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pengabdian berbasis lingkungan yang berkelanjutan dan memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan dalam pelestarian ekosistem pesisir Kota Kendari
Copyrights © 2026