Industri kebugaran Indonesia berkembang pesat, namun kajian strategi komunikasi personal trainer dalam mendorong renewal paket sesi berdasarkan segmentasi usia masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi komunikasi personal trainer FIT HUB dalam mendorong renewal sesi dan menganalisis perbedaannya berdasarkan tiga kelompok usia klien: 20–30 tahun, 31–40 tahun,dan 41 tahun ke atas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma interpretatif, berlandaskan Teori Interaksi Simbolik sebagai grand theory, Expectation Confirmation Theory sebagai middle range theory, serta Komunikasi Persuasif, Komunikasi Interpersonal, Segmentasi Usia, dan Self-Determination Theory sebagai applied theory. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 10 informan (4 personal trainer dan 6 klien), observasi non-partisipan, dan dokumentasi, dengan keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa personal trainer menggunakan strategi berbeda per kelompok usia: pendekatan emosional-visual untuk klien 20–30 tahun, pendekatan berbasis data dan efisiensi untuk klien 31–40 tahun, serta pendekatan berbasis kepercayaan dan empati untuk klien 41 tahun ke atas. Penelitian ini berkontribusi secara teoritis pada kajian komunikasi antarpribadi di industri kebugaran dan memberikan panduan praktis bagi pengembangan strategi komunikasi trainer di Indonesia.
Copyrights © 2026