Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem perencanaan tenaga kerja pada UMKM Dinay Konveksi, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kebutuhan tenaga kerja, serta menganalisis implikasinya terhadap efisiensi dan produktivitas operasional perusahaan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi langsung, dokumentasi internal, dan wawancara mendalam dengan 5 orang informan yang terdiri dari 1 kepala produksi dan 4 tenaga kerja harian lepas. Analisis data menerapkan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan validitas yang diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Dinay Konveksi menerapkan perencanaan tenaga kerja berbasis fleksibilitas operasional dengan mengandalkan sistem harian lepas dan pemanfaatan tenaga kerja magang (PKL). Faktor utama yang memengaruhi kebutuhan tenaga kerja adalah fluktuasi volume pesanan pasar dan tingkat keterampilan praktis (pengalaman kerja), bukan pendidikan formal. Produktivitas operasional dioptimalkan melalui mekanisme alokasi silang (cross-sharing) beban kerja saat lonjakan pesanan terjadi, didukung oleh insentif non-finansial berupa pemberian reward kedisiplinan dan program motivasi psikologis (study tour). Sistem fleksibel ini terbukti efektif menjaga stabilitas output operasional tanpa membebani biaya tetap perusahaan.
Copyrights © 2026