Sektor perbankan memiliki peran strategis dalam menjaga kestabilan sistem keuangan, namun terus menghadapi tekanan risiko likuiditas yang dapat memengaruhi nilai perusahaan secara signifikan. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara komparatif pengaruh risiko likuiditas terhadap nilai perusahaan pada bank konvensional dan bank syariah, serta mengevaluasi peran Dewan Pengawas Syariah (DPS) sebagai mekanisme tata kelola. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) berpedoman PRISMA 2020 dikombinasikan analisis bibliometrik menggunakan VOSviewer v1.6.20. Pencarian dilakukan pada Scopus, Web of Science, dan Google Scholar (2012–2025) menggunakan string pencarian terstruktur berbasis Boolean. Dari 663 artikel yang teridentifikasi, 39 artikel memenuhi kriteria inklusi setelah melalui penilaian kualitas menggunakan Critical Appraisal Skills Programme (CASP) dan disintesis menggunakan thematic synthesis. Hasil bibliometrik mengidentifikasi 5 klaster tema utama, dengan topik terkini meliputi ESG, digitalisasi, dan studi komparatif SLR berbasis PRISMA. Temuan sintesis menunjukkan bahwa risiko likuiditas berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan bank konvensional; pada bank syariah dampaknya lebih moderat akibat struktur pembiayaan berbasis aset riil. DPS terbukti berperan sebagai mekanisme tata kelola yang memperkuat manajemen risiko likuiditas dan berkontribusi positif terhadap nilai perusahaan bank syariah. Penelitian ini mengidentifikasi research gap berupa minimnya studi yang mengintegrasikan ketiga variabel secara eksplisit. Temuan memiliki implikasi bagi regulator, manajemen perbankan, dan investor dalam merancang kebijakan manajemen risiko yang adaptif.
Copyrights © 2026