Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perbandingan Pengaruh Risiko Likuiditas terhadap Nilai Perusahaan pada Bank Konvensional dan Bank Syariah: Peran Dewan Pengawas Syariah Rifki Ramadhan; Nofrivul
JOSEE : Jurnal Intelektual Mahasiswa Vol 4 No 2 (2026): Isu Kontemporer dalam Ekonomi dan Perbankan Syariah
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah Manna Wa Salwa Tanah Datar Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor perbankan memiliki peran strategis dalam menjaga kestabilan sistem keuangan, namun terus menghadapi tekanan risiko likuiditas yang dapat memengaruhi nilai perusahaan secara signifikan. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara komparatif pengaruh risiko likuiditas terhadap nilai perusahaan pada bank konvensional dan bank syariah, serta mengevaluasi peran Dewan Pengawas Syariah (DPS) sebagai mekanisme tata kelola. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) berpedoman PRISMA 2020 dikombinasikan analisis bibliometrik menggunakan VOSviewer v1.6.20. Pencarian dilakukan pada Scopus, Web of Science, dan Google Scholar (2012–2025) menggunakan string pencarian terstruktur berbasis Boolean. Dari 663 artikel yang teridentifikasi, 39 artikel memenuhi kriteria inklusi setelah melalui penilaian kualitas menggunakan Critical Appraisal Skills Programme (CASP) dan disintesis menggunakan thematic synthesis. Hasil bibliometrik mengidentifikasi 5 klaster tema utama, dengan topik terkini meliputi ESG, digitalisasi, dan studi komparatif SLR berbasis PRISMA. Temuan sintesis menunjukkan bahwa risiko likuiditas berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan bank konvensional; pada bank syariah dampaknya lebih moderat akibat struktur pembiayaan berbasis aset riil. DPS terbukti berperan sebagai mekanisme tata kelola yang memperkuat manajemen risiko likuiditas dan berkontribusi positif terhadap nilai perusahaan bank syariah. Penelitian ini mengidentifikasi research gap berupa minimnya studi yang mengintegrasikan ketiga variabel secara eksplisit. Temuan memiliki implikasi bagi regulator, manajemen perbankan, dan investor dalam merancang kebijakan manajemen risiko yang adaptif.
RISIKO FRAUD DALAM PERBANKAN SYARIAH: TINJAUAN LITERATUR ATAS FAKTOR PENYEBAB DAN STRATEGI MITIGASI Asri Tesi Ramadhani; Nofrivul
JOSEE : Jurnal Intelektual Mahasiswa Vol 4 No 2 (2026): Isu Kontemporer dalam Ekonomi dan Perbankan Syariah
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah Manna Wa Salwa Tanah Datar Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan aset perbankan syariah yang pesat tidak diiringi penguatan tata kelola yang setara, sehingga risiko fraud tetap terbuka lebar. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor penyebab fraud pada perbankan syariah, menganalisis tren penelitiannya, dan mensintesiskan strategi mitigasi yang relevan dengan karakteristik kelembagaan syariah. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur sistematis (Systematic Literature Review) dengan protokol PRISMA 2020, menelusuri artikel melalui pencarian akademik terbuka (Google Scholar, SINTA/Garuda, dan halaman resmi jurnal) yang dirancang agar dapat diperluas ke basis data berlisensi (Scopus, ScienceDirect, Emerald, Springer, Taylor & Francis, Wiley) pada penelitian lanjutan, dengan pencarian dilakukan pada 26–27 Juni 2026. Penilaian kualitas artikel dilakukan menggunakan Mixed Methods Appraisal Tool (MMAT) untuk memastikan kelayakan metodologis sebelum disertakan dalam sintesis, dan diperoleh 17 artikel relevan yang terverifikasi keberadaannya setelah proses penyaringan tiga tahap. Hasil analisis tematik menunjukkan bahwa fraud pada bank syariah dipicu oleh interaksi tiga dimensi, yaitu individual (tekanan, rasionalisasi, kapabilitas), organisasi (lemahnya pengendalian internal dan tata kelola), serta syariah (rendahnya sharia compliance dan efektivitas Dewan Pengawas Syariah). Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada penyatuan ketiga dimensi tersebut ke dalam satu kerangka sintesis yang belum ditemukan secara eksplisit pada tinjauan literatur fraud syariah sebelumnya, yang umumnya membahas variabel-variabel tersebut secara parsial. Strategi mitigasi yang paling sering direkomendasikan meliputi whistleblowing system, audit internal berbasis risiko, enterprise risk management terintegrasi, dan adopsi teknologi deteksi fraud berbasis kecerdasan buatan. Korpus 17 artikel ini didominasi konteks Indonesia (94%) sehingga generalisasi ke konteks global memerlukan perluasan pencarian melalui akses database berlisensi. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa mitigasi fraud pada bank syariah memerlukan kerangka terintegrasi yang menggabungkan pengendalian internal konvensional dengan nilai syariah secara substantif. Kata Kunci: fraud risk, perbankan syariah, sharia compliance, Islamic corporate governance, internal control
Pengaruh Hard Skill dan Soft Skill Terhadap Kesiapan Kerja Alumni Perbankan Syariah Pada Bank Syariah Melalui Motivasi Sebagai Variabel Intervening Ilham Mahdi; Rizal; Nofrivul
Al-bank: Journal of Islamic Banking and Finance Vol. 6 No. 1 (2026): January - June 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/ab.v6i1.16486

Abstract

This study aims to examine the effects of hard skills and soft skills on the work readiness of Islamic banking alumni, both directly and indirectly through work motivation as an intervening variable. A quantitative research design was employed using a census approach involving 196 alumni of the Islamic Banking Study Program at UIN Mahmud Yunus Batusangkar who had entered the workforce. Data were collected using structured questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS 4.0.The results indicate that hard skills and soft skills significantly influence work motivation and work readiness. Soft skills demonstrate a stronger effect on work motivation, while motivation plays a crucial mediating role in strengthening the relationship between both types of skills and work readiness. Furthermore, work motivation significantly enhances graduates’ preparedness to meet professional demands, particularly in the Islamic banking sector. These findings contribute theoretically by reinforcing the role of motivation as a key mediating variable linking technical and non-technical competencies with work readiness. Practically, this study provides important implications for higher education institutions and the Islamic banking industry in designing curricula and development programs that integrate the enhancement of hard skills, soft skills, and motivational aspects to improve graduate employability and career alignment with the Islamic financial sector