Jurnal Farmasi Komunitas
Vol. 13 No. 1 (2026): JURNAL FARMASI KOMUNITAS

Profil Pengetahuan Mahasiswa terhadap Produk Antiketombe

Robert Dimas Sanjaya (Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga, Indonesia)
Zufar Abdul Aziz (Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga, Indonesia)
Daria Fika Meidina (Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga, Indonesia)
Muhammad Yassin Al Ghifary (Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga, Indonesia)
Erieka Ratmadelita (Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga, Indonesia)
Nurin Azizah (Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga, Indonesia)
Khansa Antarizka Mumtaz (Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga, Indonesia)
Alfi Nadira (Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga, Indonesia)
Afifah Minang Fajariyah (Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga, Indonesia)
Oddyzeus Janclause Braviorta Romkeni (Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga, Indonesia)
Rezha Arvian (Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga, Indonesia)
Yuni Priyandani (Departemen Farmasi Praktis, Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

  Ketombe (Pityriasis capitis) adalah masalah kulit kepala secara umum ditandai dengan pengelupasan kulit dan dapat memengaruhi kualitas hidup. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui profil pengetahuan mahasiswa tentang terapi antiketombe. Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif yang melibatkan responden berjumlah 207 mahasiswa di Surabaya, responden dipilih melalui accidental sampling pada Maret 2025. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah divalidasi, yang kemudian dianalisis dengan Microsoft Excel 2021. Mayoritas responden berusia 20 tahun (33,82%) dan didominasi oleh perempuan (82,61%), dengan proporsi mahasiswa rumpun non-kesehatan yang lebih besar (60,39%) dibandingkan rumpun kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden (49,76%) memiliki pengetahuan “cukup” mengenai terapi antiketombe, diikuti oleh 28,50% yang memiliki pengetahuan “baik”, sedangkan 21,74% lainnya berada pada kategori “kurang”. Sebanyak 60,9%  responden mengetahui bahwa ketombe disebabkan oleh jamur dan 74,4% responden mengetahui bahwa ketombe dipengaruhi oleh cuaca panas serta kelembapan. Pengetahuan tentang produk antiketombe menunjukkan bahwa 63,8% mengetahui sampo antijamur efektif, tetapi 46,9% salah menganggap sampo antibakteri juga efektif. Kesimpulan dari peneltian ini yaitu tingkat pengetahuan mahasiswa mengenai terapi antiketombe masih berada pada kategori “cukup”, sehingga diperlukan upaya edukasi lanjutan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai terapi antiketombe dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JFK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

The aim of Jurnal Farmasi Komunitas (JFK) is to publish exciting, empirical research, recent science development, and high-quality science that addresses fundamental questions in pharmacy practice. JFK publishes articles in pharmacy practice area including: 1. Clinical and Community Pharmacy 2. ...