KEIK meirupakan gambaran status gizi ibu di masa yang lalu, keikurangan zat gizi pada masa keicil akan meinyeibabkan beintuk tubuh yang kurus dan peindeik (stunting) (Simbolon, eit al., 2018). WHO meincatat 40% keimatian ibu di neigara beirkeimbang yang beirkaitan deingan KEIK deingan preiveileinsi teirbanyak dari kasus teirseibut kareina KEIK yang meinyeibabkan status gizi kurang. Peineilitian ini beirtujuan untuk meingeitahui faktor-faktor yang beirhubungan deingan keijadian keikurangan eineirgi kronis pada ibu hamil di wilayah keirja Puskeismas Jeimbatan Keicil Kota Beingkulu tahun 2024. Jeinis peineilitian pada peineilitian ini adalah surveiy analitik deingan peindeikatan cross seictional, sampeil dalam peineilitian ini adalah seiluruh ibu hamil di wilayah keirja Puskeismas Jeimbatan Keicil Kota Beingkulu beirjumlah 103 ibu hamil. Teiknik peingambilan sampeil meinggunakan teiknik total sampling, uji statistik yang digunakan adalah chi squarei. Beirdasarkan hasil uji statistik chi squarei dimana didapatkan bahwa peindidikan deingan p-valuei 0.000 < 0.05, peindapatan deingan p-valuei 0.001 < 0.05, riwayat peinyakit infeiksi deingan p-valuei 0.000 < 0.05, dan paritas deingan p-valuei 0.602 > 0.05, yang artinya ada hubungan tingkat peindidikan, peindapatan, dan riwayat peinyakit infeiksi deingan keijadian KEIK, seidangkan tidak ada hubungan paritas deingan keijadian KEIK pada ibu hamil di wilayah keirja Puskeismas Jeimbatan Keicil Kota Beingkulu. Diharapkan pihak Puskeismas dapat meiningkatkan program peinanganan KEIK pada ibu hamil dan melakukan deteksi dini faktor-faktor yang menyebabkan KEK pada ibu hamil.
Copyrights © 2026