Abstrak Pelestarian lingkungan merupakan salah satu isu penting di daerah perdesaan, terutama pada wilayah yang rentan mengalami degradasi lahan. Desa Cileng, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan memiliki potensi pengembangan tanaman kopi dan buah-buahan yang dapat dimanfaatkan sebagai upaya konservasi lingkungan sekaligus mendukung pengembangan ekonomi masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendukung pelestarian lingkungan melalui penanaman bibit pohon kopi dan buah-buahan serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan desa. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan tindakan berbasis masyarakat (community-based action) yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Program dilaksanakan secara kolaboratif oleh dua kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Ponorogo bersama Pemerintah Desa Cileng dan masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh rangkaian penanaman bibit pohon kopi dan buah-buahan dapat terlaksana dengan baik serta memperoleh partisipasi aktif dari masyarakat. Jumlah bibit yang berhasil kami tanam bersama masyarakat adalah kopi, duren, alpukat, dan jambu air masing-masing 50 pohon. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mendukung upaya penghijauan lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan. Dengan demikian, kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dapat menjadi strategi yang efektif dalam mendukung konservasi lingkungan berbasis masyarakat. Kata kunci: pelestarian lingkungan; penanaman bibit; partisipasi masyarakat. AbstractEnvironmental conservation is a crucial issue in rural areas, particularly in regions vulnerable to land degradation. Cileng Village, Poncol District, Magetan Regency, possesses significant potential for the cultivation of coffee and fruit crops, which can be utilized as a strategy for environmental conservation while also supporting local economic development. This community service program aimed to promote environmental conservation through the planting of coffee and fruit tree seedlings and to enhance community participation in village environmental management. The program was implemented using a community-based action research approach, encompassing the stages of planning, implementation, and evaluation. The activity was carried out collaboratively by two student community service groups from Universitas Muhammadiyah Ponorogo in partnership with the Cileng Village Government and local residents. The results of the activity showed that the entire series of coffee and fruit tree seedling planting activities were carried out well and received active participation from the community. The number of seedlings we successfully planted with the community included 50 coffee, durian, avocado, and water apple trees. This activity is the first step in supporting environmental greening efforts and raising public awareness of the importance of sustainable environmental conservation. Thus, collaboration between students, the village government, and the community can be an effective strategy in supporting community-based environmental conservation. Keywords: environmental conservation; seedling planting; community participation.
Copyrights © 2026