Pendidikan Agama Islam secara strategis membentuk karakter siswa, tetapi taktik kepala sekolah sangat penting untuk efektivitasnya. Studi ini meneliti metode kepala sekolah dalam membentuk kepribadian siswa melalui Pendidikan Agama Islam menggunakan penelitian pustaka kualitatif. Temuan menunjukkan bahwa memasukkan prinsip-prinsip Islam ke dalam kurikulum, mendorong budaya religius, memberi contoh bagi kepala sekolah, menjaga iklim sekolah yang positif, dan melibatkan orang tua adalah taktik yang berhasil. Kepemimpinan yang visioner dan inovatif menjadi faktor kunci keberhasilan. Penelitian ini memberikan implikasi bagi sekolah, guru, dan orang tua untuk menciptakan sinergi dalam pembentukan karakter siswa yang berakhlak mulia. Islamic Religious Education plays a strategic role in shaping students' personality, but its success largely depends on the principal’s strategy. This study uses library research with a qualitative approach to examine principals’ strategies in shaping students’ personality through Islamic Religious Education. The study finds that effective strategies include integrating Islamic values into the curriculum, habituating religious culture, providing exemplary leadership, managing a supportive school environment, and involving parents. Visionary and innovative leadership is the key factor for success. The study implies that schools, teachers, and parents need to work synergistically to foster students’ character with good morals.
Copyrights © 2026