Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan yang dihadapi oleh guru bahasa Prancis dalam menerapkan pembelajaran diferensiasi dalam kerangka Kurikulum Merdeka di Temanggung. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan subjek penelitian dua guru bahasa Prancis dari Madrasah Aliyah Negeri Temanggung dan Madrasah Aliyah Al Huda Kedu. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran diferensiasi diterapkan melalui diferensiasi konten, proses, dan hasil. Namun, para guru menghadapi beberapa kendala, antara lain kondisi fisik siswa, perbedaan kemampuan dan kepercayaan diri, ketidaksetaraan partisipasi, kesulitan perencanaan, serta variasi motivasi antar sekolah. Untuk mengatasinya, guru menerapkan strategi seperti menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, bimbingan antar teman sebaya, interaksi yang adil, adaptasi profesional, dan penggunaan pendekatan yang memotivasi. Kesimpulannya, strategi-strategi ini memungkinkan penyesuaian pengajaran dengan kebutuhan siswa dan meningkatkan efektivitas pembelajaran yang dibedakan.
Copyrights © 2026