Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan motivasi belajar siswa kelas X SMA Laboratorium UM Malang pada mata pelajaran pendidikan pancasila yang ditandai dengan sikap kurang antusias, ketidakmandirian dalam mengerjakan tugas , serta rendahnya frekuensi bertanya atau menanggapi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media pembelajaran interaktif waygrounddan mengetahui respons siswa terhadap media tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dengan guru pamong dan siswa, serta dokumentasi. Analisis data melalui tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ini mudah digunakan, mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, mendorong keterlibatan aktif siswa melalui diskusi kelompok, serta membantu guru melakukan penilaian secara efisien berkat fitur otomatis dan laporan real time. Respon siswa sangat positif karena Wayground adalah media pembelajaran berbasis gamifikasi yang menumbuhkan semangat kompetitif dan mengurangi rasa bosan. Kendala utama yang ditemukan adalah ketergantungan pada kestabilan jaringan internet. Kesimpulannya, media pembelajaran interaktif wayground efektif meningkatkan partisipasi, minat dan motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran pendidikan pancasila di SMA , namu optimalisasinya memerlukan dukungan infrastruktur internet yang memadai serta kombinasi penjelasan langsung dari guru.
Copyrights © 2026