Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi kesehatan digital yang dilakukan RSIA ’Aisyiyah Samarinda dalam mengelola dan mentransformasikan konten Instagram dari informasi layanan rumah sakit menjadi konten edukasi kesehatan ibu dan anak. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan dokumentasi konten Instagram, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi kesehatan digital dilakukan melalui tahapan analisis situasi, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Transformasi konten terlihat pada perubahan tujuan konten, isi pesan, penggunaan bahasa yang lebih sederhana dan komunikatif, serta pola penyajian informasi yang lebih edukatif. Meskipun implementasi konten belum berjalan secara konsisten, pemanfaatan Instagram berkontribusi dalam meningkatkan akses informasi kesehatan, membangun keterlibatan publik, serta memperkuat kredibilitas rumah sakit sebagai sumber informasi kesehatan ibu dan anak.
Copyrights © 2026