Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pemberdayaan perempuan rawan sosial ekonomi melalui program kewirausahaan berbasis komunitas, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program, serta mengevaluasi dampaknya terhadap peningkatan kapasitas dan kesejahteraan perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan strategi studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, informan penelitian teridiri pendamping sosial, serta tokoh masyarakat yang dipilih secara purposive. Data yang diperoleh dianalisis secara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program kewirausahaan berbasis komunitas dilaksanakan melalui tahapan identifikasi kebutuhan dan potensi lokal, pelatihan keterampilan usaha, penyediaan akses permodalan, serta pendampingan usaha yang berkelanjutan. Pelaksanaan program ini terbukti meningkatkan kapasitas perempuan, terutama dalam keterampilan berwirausaha, kepercayaan diri, dan kemampuan mengambil keputusan ekonomi di tingkat rumah tangga. Selain meningkatkan pendapatan keluarga, program juga memperkuat modal sosial melalui terbentuknya jaringan usaha dan solidaritas antarpeserta. Keberhasilan program didukung oleh dukungan keluarga dan komunitas, peran aktif pendamping, serta akses terhadap pelatihan dan sumber daya. Adapun kendala yang dihadapi meliputi rendahnya pendidikan, keterbatasan akses pasar, kurangnya inovasi produk, dan peran ganda perempuan. Oleh karena itu, penguatan kebijakan, peningkatan kualitas pendampingan, serta pengembangan akses pasar berbasis teknologi diperlukan untuk menjamin keberlanjutan program dan memperluas dampaknya terhadap kemandirian ekonomi serta kesejahteraan sosial perempuan.
Copyrights © 2026