Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan kebijakan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP di Kota Surabaya. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan untuk memperoleh data, kami melakukan wawancara, observasi, dan literature review. Hasil menunjukkan bahwa kebijakan sistem zonasi telah memberikan dampak terhadap pemerataan akses pendidikan dan mengurangi pandangan masyarakat terkait adanya sekolah favorit. Namun, sistem pendaftaran secara online dan kurangnya sosialisasi terkait pendaftaran menyebabkan banyak masyarakat yang masih kebingungan terkait mekanismenya. Dan juga ditemukan beberapa kendala lain seperti kurangnya sarana dan prasarana, keterbatasan daya tampung sekolah, serta adanya praktik manipulasi data domisili. Maka dari hasil evaluasi, kebijakan sistem zonasi dinilai belum sepenuhnya optimal dalam mencapai pemerataan pendidikan secara menyeluruh.
Copyrights © 2026