Penelitian ini dilatarbelakangi oleh prose belajar peserta didik yang belum terlibat aktif dan masih menjadi objek pada saat proses pembelajaran, dan ketuntasan hasil belajar IPAS peserta didik belum maksimal, di mana hanya 36,36% yang mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses dan hasil belajar melalui pendekatan Somatic, Auditory, Visual, dan Intellectual (SAVI). Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini peserta didik kelas IV SDN 60/II Muara Bungo yang terdiri dari 18 peserta didik. Data proses belajar diukur melalui lembar observasi sedangkan data hasil belajar dikumpulkan melalui soal tes hasil belajar IPAS. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada proses dan hasil belajar. Pada siklus I, observasi pendidik mencapai rata-rata 81,5% dan peserta didik 66,5%. Pada siklus II, kinerja pendidik meningkat dengan rata-rat 97,5% dan peserta didik dengan rata-rata 86%, melampaui indikator keberhasilan 80%. Dari sisi hasil belajar, ketuntasan peserta didik meningkat dari 67% pada siklus I menjadi 83% pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan SAVI efektif meningkatkan proses dan hasil belajar IPAS
Copyrights © 2026