Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) kelas IV SD Negeri 002 Teluk Lancang. Rendahnya hasil belajar disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga siswa kurang aktif, kurang termotivasi, dan mudah merasa bosan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa kelas IV SD Negeri 002 Teluk Lancang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase ketuntasan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Ketuntasan belajar siswa meningkat dari 42,9% pada pra siklus menjadi 60,7% pada siklus I dan meningkat kembali menjadi 89,3% pada siklus II. Selain itu, model Make A Match juga meningkatkan keaktifan, kerja sama, keberanian, dan motivasi belajar siswa dalam proses pembelajaran PKn sekolah dasar.
Copyrights © 2026