Anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan karena berdampak pada prestasi akademik dan kesehatan reproduksi di masa depan. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan memberikan edukasi pencegahan anemia pada remaja putri di SMPN 1 Rengasdengklok. Intervensi menggunakan metode partisipatif melalui penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, dan penyebaran lembar informasi kesehatan. Penelitian ini melibatkan dua puluh siswi kelas delapan. Pengumpulan data menggunakan penilaian pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan siswi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswi mengenai anemia, penyebab, dampak, dan tindakan pencegahannya, seperti konsumsi tablet tambah darah. Seluruh peserta (100%) mencapai tingkat pengetahuan baik setelah intervensi, dibandingkan dengan hanya 5% sebelum program. Simpulan penelitian ini adalah edukasi kesehatan yang terstruktur dan metode partisipatif sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putri mengenai pencegahan anemia. Program selanjutnya perlu difokuskan untuk mempertahankan pencapaian ini melalui pendidikan sebaya yang berkelanjutan dan pemantauan konsumsi tablet tambah darah yang konsisten di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026