Wilayah mitra merupakan kawasan permukiman dataran rendah di bantaran Sungai Bengawan Solo yang memiliki kerentanan terhadap banjir sekaligus termasuk lokasi prioritas penurunan stunting. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas mitigasi bencana dan upaya penurunan stunting melalui edukasi, perbaikan lingkungan, akses air bersih, dan pemanfaatan pangan lokal. Metode pelaksanaan meliputi perencanaan partisipatif, penyuluhan mitigasi banjir, edukasi stunting, penanaman green buffer, pipanisasi air bersih, pengembangan eduboard, serta pendampingan UMKM pangan lokal berbahan daun kelor. Evaluasi keberhasilan program disusun melalui pretest-posttest pengetahuan, observasi partisipasi, dokumentasi luaran, dan refleksi bersama mitra. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya partisipasi warga dalam aksi mitigasi, terbentuknya green buffer melalui penanaman 100 bibit pohon, tersedianya media edukasi publik, meningkatnya akses air bersih pada jalur prioritas, serta bertambahnya keterampilan UMKM dalam mengolah apem dan telur pindang berbahan daun kelor. Data kuantitatif pretest-posttest perlu dilengkapi berdasarkan rekap lembar evaluasi lapangan agar klaim peningkatan pengetahuan dapat dinyatakan secara lebih kuat. Program ini menunjukkan bahwa mitigasi bencana dan pencegahan stunting dapat diintegrasikan karena keduanya beririsan pada isu kesehatan lingkungan, sanitasi, ketahanan pangan, dan pemberdayaan masyarakat.
Copyrights © 2026