Program kecakapan hidup memiliki peran penting dalam meningkatkan kemandirian peserta didik pada satuan pendidikan nonformal, terutama bagi peserta didik yang membutuhkan bekal keterampilan untuk menghadapi tuntutan kehidupan dan dunia kerja. Salah satu bentuk program kecakapan hidup yang dikembangkan di PKBM Tunas Harapan Surabaya adalah pelatihan pembuatan anyaman rotan yang berorientasi pada pengembangan keterampilan produktif dan pemberdayaan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran program kecakapan hidup pembuatan anyaman rotan dalam meningkatkan kemandirian peserta didik di PKBM Tunas Harapan. Penelitian menggunakan metode kajian literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan berupa artikel jurnal, buku, dan dokumen pendukung yang membahas kecakapan hidup, keterampilan anyaman rotan, dan kemandirian peserta didik. Instrumen penelitian berupa lembar dokumentasi dan analisis literatur yang digunakan untuk mengidentifikasi, mengelompokkan, dan menginterpretasikan data dari berbagai sumber. Hasil kajian menunjukkan bahwa program kecakapan hidup pembuatan anyaman rotan berkontribusi terhadap peningkatan kemandirian peserta didik melalui penguasaan keterampilan vokasional, peningkatan rasa percaya diri, kemampuan memecahkan masalah, serta terbukanya peluang berwirausaha dan memperoleh penghasilan secara mandiri. Selain itu, keterlibatan peserta didik dalam proses produksi anyaman rotan mendorong berkembangnya sikap tanggung jawab, disiplin, dan kreativitas. Dengan demikian, program kecakapan hidup pembuatan anyaman rotan dapat menjadi strategi yang efektif dalam mendukung peningkatan kemandirian peserta didik pada pendidikan nonformal.
Copyrights © 2026