Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada periode JanuariāJuni 2026 dengan tujuan memberikan pendampingan peningkatan kapasitas manajerial usaha melalui transformasi digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner tradisional di Pasar Srono, Banyuwangi. Observasi awal terhadap 20 mitra pedagang mengidentifikasi tiga permasalahan utama, yaitu pengelolaan keuangan yang masih konvensional tanpa pemisahan kas usaha dan pribadi, rendahnya literasi digital untuk pemasaran dan transaksi nontunai, serta tekanan persaingan dari produk kuliner modern. Program dilaksanakan melalui pendekatan participatory action research dalam empat tahap, yaitu analisis situasi, pelatihan interaktif manajemen keuangan dan pemasaran digital, pendampingan intensif di lapak dagangan, serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang terukur: pemahaman pencatatan kas meningkat dari 25% menjadi 80%, dan keterampilan transaksi digital meningkat dari 15% menjadi 75%. Mitra kini mampu menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP), melakukan branding digital melalui media sosial, serta menggunakan sistem pembayaran QRIS. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan pendampingan partisipatif dan human-centric dapat mempercepat adaptasi digital UMKM kuliner tradisional serta mendukung keberlanjutan usahanya.
Copyrights © 2026