Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era globalisasi membawa dampak signifikan terhadap perilaku dan karakter peserta didik, sehingga lembaga pendidikan dituntut tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan kepribadian. Pendidikan karakter menjadi kebutuhan mendesak untuk merespons degradasi moral yang muncul akibat arus informasi digital yang tidak terfilter. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual pengembangan kurikulum pendidikan karakter dalam membangun kepribadian peserta didik, khususnya di lembaga pendidikan formal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku akademik, dan regulasi pendidikan yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter merupakan proses sistematis yang mencakup ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik, serta bertujuan membentuk peserta didik yang berakhlak mulia dan berintegritas. Nilai-nilai karakter seperti religiusitas, kejujuran, disiplin, tanggung jawab, toleransi, dan kepedulian sosial perlu diintegrasikan secara menyeluruh dalam kurikulum. Pengembangan kurikulum pendidikan karakter harus bersifat kontekstual, berkelanjutan, dan responsif terhadap tantangan globalisasi dan digitalisasi. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan kurikulum pendidikan karakter yang terintegrasi dan kontekstual berperan strategis dalam membentuk kepribadian peserta didik secara utuh dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026