Dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum masih menjadi persoalan dalam Pendidikan Agama Islam, sehingga proses pembelajaran sering terjebak pada pemisahan antara aspek intelektual dan spiritual. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan Islamisasi ilmu, interkoneksi-integrasi keilmuan, serta mekanisme psikologis perolehan ilmu melalui perspektif panca indra, akal, jiwa, dan qalb. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research melalui telaah literatur primer dan sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perolehan ilmu dalam Islam berlangsung secara holistik: panca indra menerima informasi, akal mengolah pengetahuan, jiwa membangun motivasi, dan qalb mengarahkan ilmu pada nilai moral-spiritual. Sintesis ketiganya melahirkan paradigma Pendidikan Agama Islam yang integratif, kontekstual, dan humanis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan pendidikan Islam masa depan memerlukan integrasi antara rasionalitas ilmiah, kesehatan psikologis, dan spiritualitas agar terbentuk peserta didik yang cerdas, berkarakter, serta adaptif terhadap perubahan zaman.
Copyrights © 2026