Masjid memiliki peran penting sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan pembinaan moral masyarakat, termasuk dalam membentuk karakter religius generasi muda. Keberadaan Remaja Islam Masjid (RISMA) menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan partisipasi remaja dalam kegiatan keagamaan dan pengembangan potensi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran RISMA dalam meningkatkan kegiatan keagamaan remaja di Masjid Al Muhajirin Kelurahan Talang Benih Kecamatan Curup. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas ketua RISMA, anggota RISMA, dan pengurus masjid. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa serta diuji melalui triangulasi dan member check Hasil penelitian menunjukkan bahwa RISMA berperan sebagai sarana pembinaan agama, peningkatan rasa percaya diri, pembentukan etika, penguatan ukhuwah Islamiyah, serta pengembangan potensi remaja. Berbagai kegiatan seperti tadarus Al-Qur'an, pengajian, hadroh, dan terutama muhadarah terbukti mampu meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum serta memperkuat pemahaman keagamaan remaja. Namun, pelaksanaan kegiatan masih menghadapi beberapa kendala, seperti kesibukan akademik, kurangnya motivasi anggota, keterbatasan komunikasi, dan dukungan lingkungan yang belum optimal. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa RISMA memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan aktivitas keagamaan dan membentuk karakter religius remaja, sehingga diperlukan dukungan dan inovasi program agar partisipasi remaja semakin meningkat.
Copyrights © 2026