Fenomena infiltrasi paham ekstremisme di kalangan akademisi muda saat ini menuntut adanya strategi preventif yang tidak hanya bersifat doktrinal, melainkan juga kultural. Kesalahan dalam menafsirkan konsep teologis secara tekstual sering kali menjadi pintu masuk utama bagi berkembangnya radikalisme di area kampus. Penelitian ini membedah representasi Islam kaffah dalam karya fiksi sebagai instrumen kontra-radikalisme bagi mahasiswa UIN KHAS Jember. Penelitian ini merupakan penelitian analisis isi. Data diperoleh berdasarkan isi fiksi yang dipilih untuk dikaji. Keabsahan data diperoleh dengan Teknik kesungguhan dalam membaca.Melalui analisis wacana kritis, ditemukan bahwa narasi sastra yang mendialektikkan ketaatan total dengan nilai inklusif efektif mendekonstruksi pemahaman kaku tentang jihad. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karya fiksi memiliki potensi sebagai media pedagogis yang mendukung internalisasi nilai-nilai moderasi beragama dan dapat dimanfaatkan sebagai alternatif kontra-narasi terhadap ideologi radikal di lingkungan perguruan tinggi.
Copyrights © 2026