Jurnal Metamorfosa
Vol 14 No 1 (2026)

ANALISIS DEIKSIS DALAM CERPEN LELAKI YANG MENDERITA BILA DIPUJI KARYA AHMAD TOHARI

Dwi Putri Ardini (Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)
Fitri Dwi Cahyani (Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)
Aulia Najla Huwaida (Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)
Dodi Firmansyah (Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)
Dase Erwin Juansyah (Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)



Article Info

Publish Date
12 Feb 2026

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan deiksis dalam cerpen Lelaki yang Menderita Bila Dipuji karya Ahmad Tohari sebagai upaya memahami bagaimana bahasa bekerja membangun makna dan kohesi wacana dalam teks sastra. Urgensi penelitian terletak pada pentingnya kajian linguistik, khususnya semantik dan pragmatik, dalam menganalisis unsur kebahasaan yang berperan dalam pembentukan struktur cerita, karena kajian deiksis pada cerpen tersebut belum banyak dibahas secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis-jenis deiksis yang muncul serta fungsi referensial dan kontekstualnya dalam membangun hubungan antar tokoh, peristiwa, dan ruang cerita. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa satuan lingual dalam cerpen yang memuat deiksis persona, ruang, dan waktu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dan catat selama periode penelitian berlangsung. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi dengan pendekatan semantik dan pragmatik untuk menafsirkan makna rujukan serta konteks tutur. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 93 data deiksis, terdiri atas 71 deiksis persona, 20 deiksis ruang, dan 2 deiksis waktu. Temuan tersebut memperlihatkan bahwa deiksis berperan penting dalam mengarahkan rujukan tokoh, memperjelas lokasi peristiwa, serta menandai urutan temporal yang menjaga koherensi cerita. Simpulan penelitian menegaskan bahwa deiksis merupakan unsur linguistik yang krusial dalam membangun struktur makna, memperkuat kohesi wacana, serta membantu pembaca memahami dinamika hubungan antar tokoh dan peristiwa dalam cerpen.AbstractThis study examines the use of deixis in Ahmad Tohari’s short story Lelaki yang Menderita Bila Dipuji as an effort to understand how language constructs meaning and textual cohesion within literary discourse. The urgency of this research lies in the limited comprehensive studies that analyze deixis in this short story, despite its significant role in revealing how linguistic elements shape narrative structure through semantic and pragmatic mechanisms. This study aims to describe the types of deixis that appear in the text and to explain their referential and contextual functions in establishing relationships among characters, events, and spatial settings. The research employs a descriptive qualitative method, with data drawn from linguistic units in the short story containing personal, spatial, and temporal deixis. Data collection was conducted through observation and note-taking techniques throughout the research process. The data were analyzed using content analysis supported by semantic and pragmatic approaches to interpret referential meaning and contextual usage. The results reveal 93 occurrences of deixis: 71 personal deixis, 20 spatial deixis, and 2 temporal deixis. These findings demonstrate that deixis plays a crucial role in clarifying character references, describing spatial orientation, and marking temporal sequences that maintain narrative coherence. The study concludes that deixis is an essential linguistic component that shapes meaning, strengthens textual cohesion, and enhances readers’ understanding of character dynamics and event structures within the short story.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

metamorfosa

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Metamorfosa Journal (e-ISSN 2502-6895 and p-ISSN 2338-0306) is a periodic scientific publication intended for lecturers, students and educational observers to disseminate the results of studies, thoughts and research that are relevant in the fields of language, Indonesian literature and regions. ...