Keanekaragaman budaya, tradisi, dan agama di Indonesia sering kali bersatu di situs-situs bersejarah yang memiliki nilai spiritual yang kuat dan identitas lokal yang khas. Salah satu contohnya adalah Makam Mbah Kuwu Sangkan di Cirebon, yang merupakan pusat ziarah dan representasi identitas budaya komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan data dan informasi tentang sejarah serta fungsi sosio-budaya Makam Mbah Kuwu Sangkan, serta memperkenalkan kembali peran penting tokoh ini dalam sejarah penyebaran Islam di wilayah Cirebon. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif, melalui teknik triangulasi data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan langsung di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makam ini memiliki peran penting sebagai tempat ziarah, simbol spiritualitas, dan pusat penyebaran nilai-nilai budaya dan Islam. Aktivitas keagamaan seperti Al Barzanji, haul, dan ziarah rutin setiap malam Jumat Kliwon menunjukkan peran aktif masyarakat dalam menjaga situs ini. Simbol-simbol budaya seperti patung kerbau dan harimau membantu memperkuat narasi sejarah yang terkait dengan figur Mbah Kuwu Sangkan sebagai tokoh spiritual, pemimpin, dan pewaris budaya Cirebon.
Copyrights © 2026