Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai aksiologis yang terkandung dalam Tari Gandhong dari Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek dalam perspektif filsafat seni. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif interpretatif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pelaku seni serta masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Gandhong mengandung nilai aksiologis yang meliputi nilai estetika, sosial, budaya, dan pendidikan. Nilai estetika tercermin dalam komposisi gerak tari dan keselarasan dengan iringan musik. Nilai sosial tampak pada fungsi tari sebagai sarana interaksi masyarakat. Nilai budaya terlihat dalam perannya sebagai media pelestarian tradisi lokal, sedangkan nilai pendidikan tercermin dalam proses pembelajaran tari yang menanamkan disiplin, kerja sama, dan tanggung jawab. Dengan demikian, Tari Gandhong tidak hanya berfungsi sebagai hiburan tetapi juga sebagai media pelestarian budaya serta pembentukan identitas masyarakat.
Copyrights © 2026