Tujuan dilakukan penelitian ini, yaitu untuk mengetahui kegiatan GLS; jenis buku bacaan yang digunakan dalam kegiatan literasi; kesesuaian buku bacaan yang digunakan dalam kegiatan literasi; dan respons siswa terhadap buku bacaan yang digunakan dalam kegiatan literasi di SD se-Kecamatan Buleleng. Data yang akan dikumpulkan berupa informasi mengenai kegiatan GLS dan kesesuaian buku bacaan yang digunakan dalam kegiatan tersebut yang bersumber dari kepala sekolah, guru, pegawai perpustakaan, dan siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, dokumentasi, wawancara, dan kuesioner. Teknik analisis data terdiri dari empat tahapan, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan/verifikasi. Triangulasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulassi sumber, metode, dan teori. Pelaksanaan GLS di SD N 3 Banjar Jawa, SD Mutiara, SD N 1 Banyuasri, dan SD 4 Kampung Baru pada tahap pembiasaan, yaitu 15 menit membaca sebelum jam pelajaran dan menata lingkungan yang kaya teks. JenisĀ buku yang digunakan cukup beragam, seperti buku cerita anak, kamus, ensiklopedia, ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial, buku terapan, buku teknologi, buku seni dan olahraga, pop up book, dan buku pengetahuan umum. Buku bacaan yang digunakan sebagai sarana literasi sudah sesuai dengan jenjangnya, namun buku untuk jenjang membaca awal sangat sedikit. Respons siswa terhadap kegiatan GLS sangat positif. Buku bacaan yang digunakan beragam, menarik, mudah terbaca, mudah dipahami, dan bermanfaat bagi diri siswa. Dari kegiatan literasi, siswa semakin tertarik untuk membaca. Bahan bacaan terdapat di perpustakaan sangat menarik dan beragam jenisnya. Siswa berharap semakin banyak jenis bahan bacaan yang digunakan saat kegiatan literasi.
Copyrights © 2026