Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen pembelajaran berupa metode bercerita menggunakan boneka tangan guna meningkatkan kecerdasan berbahasa anak usia dini pada kelompok B di TK Negeri Pembina Manggar. Latar belakang penelitian ini adalah masih ditemukannya kendala pada anak dalam melafalkan kalimat-kalimat sederhana serta rendahnya kemampuan mempertahankan perhatian dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan mixed methods melalui model pengembangan ADDIE yang telah dimodifikasi. Validitas instrumen diuji melalui penilaian para ahli, sedangkan efektivitasnya dianalisis menggunakan desain pretest-posttest. Hasil uji reliabilitas instrumen observasi menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,700, yang mengindikasikan bahwa instrumen tersebut memiliki tingkat reliabilitas yang memadai. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan bahasa reseptif anak, seperti memahami instruksi, menjawab pertanyaan, dan mengikuti alur cerita, serta peningkatan kemampuan bahasa ekspresif, seperti menyusun kalimat, menceritakan kembali isi cerita, dan mengucapkan kosakata baru. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, metode bercerita menggunakan boneka tangan terbukti efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata, pemahaman bahasa, serta partisipasi anak dalam aktivitas berbahasa. Instrumen yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai acuan praktis bagi guru PAUD untuk melakukan penilaian perkembangan bahasa anak secara sistematis dan terstruktur.
Copyrights © 2025