Rendahnya tingkat pemahaman petani tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta bahaya kecelakaan kerja dalam sektor pertanian dapat mengakibatkan meningkatnya masalah kesehatan dan kecelakaan, terutama saat menggunakan pestisida. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman petani mengenai pentingnya penerapan K3 dalam aktivitas pertanian. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode penyuluhan K3 kepada Kelompok Tani Kejobo Gayam, yang berada di Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, dengan melibatkan 17 orang peserta. Evaluasi dilaksanakan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test yang terdiri dari 10 pertanyaan mengenai dasar-dasar K3 dan risiko pekerjaan di bidang pertanian. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan dalam kategori pengetahuan baik dari 17,65% menjadi 64,71%, sementara kategori pengetahuan kurang menurun dari 41,18% menjadi 5,88%. Selain itu, semua indikator pengetahuan mengalami kemajuan, termasuk pemahaman dasar K3, pemakaian alat pelindung diri, bahaya yang ditimbulkan oleh pestisida, keselamatan saat menggunakan alat kerja, serta pertolongan pertama dalam bekerja. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan K3 terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman petani tentang risiko kecelakaan kerja.
Copyrights © 2026