Wasting merupakan salah satu masalah gizi pada balita yang ditandai dengan berat badan rendah dibandingkan tinggi badan akibat kekurangan gizi akut. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko gangguan pertumbuhan, menurunkan daya tahan tubuh, serta meningkatkan kerentanan terhadap penyakit infeksi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki status gizi balita wasting adalah melalui pemberian Makanan Tambahan Pemulihan (PMT) berbasis pangan lokal yang bergizi dan mudah diterima anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita mengenai pembuatan SEMPAS (Sempol Ikan, Ayam, dan Sayur) sebagai alternatif PMT bagi balita wasting. Kegiatan dilaksanakan pada tahun 2026 di wilayah kerja Puskesmas Martapura dengan melibatkan 35 ibu yang memiliki balita. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi masalah, penyuluhan kesehatan, demonstrasi pembuatan SEMPAS, praktik langsung peserta, serta evaluasi menggunakan lembar pertanyaan sederhana sebelum dan sesudah kegiatan. Materi edukasi mencakup pengertian wasting, faktor penyebab, dampak, pentingnya PMT, serta kandungan gizi SEMPAS. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti edukasi. Sebelum kegiatan, sebagian besar peserta memiliki pengetahuan kurang (48,6%), sedangkan setelah kegiatan sebagian besar peserta memiliki pengetahuan baik (80,0%). Peserta juga mampu mempraktikkan pembuatan SEMPAS secara mandiri. Kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam pemanfaatan pangan lokal sebagai PMT sehingga berpotensi mendukung perbaikan status gizi balita wasting.
Copyrights © 2026