Hubungan antara seorang ibu dan anak perempuannya adalah salah satu ikatan interpersonal yang paling kompleks dan mendalam dalam siklus kehidupan manusia. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi manifestasi dan dinamika cinta seorang anak perempuan kepada ibunya, serta bagaimana perasaan ini memengaruhi perkembangan psikologis dan emosional anak perempuan tersebut hingga dewasa. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan lima anak perempuan dewasa muda (usia 20–25 tahun). Hasil penelitian menunjukkan bahwa cinta seorang anak perempuan kepada ibunya tidak hanya ditunjukkan melalui rasa hormat dan ketaatan, tetapi berkembang menjadi empati yang mendalam, dukungan emosional timbal balik, dan refleksi identitas diri. Faktor-faktor seperti komunikasi terbuka, pengalaman masa kecil, dan pemahaman anak perempuan terhadap perjuangan ibunya menjadi pemicu utama dalam memperkuat ikatan ini. Studi ini menyimpulkan bahwa cinta yang kuat kepada ibu berfungsi sebagai jangkar emosional yang meningkatkan psikologi anak perempuan tersebut.
Copyrights © 2026