Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa

Peningkatan Literasi dan Skrining Kesehatan Mental Berbasis Komunitas untuk Mencegah Gangguan Mental

Armayani (Prodi S1 Keperawatan dan Ners, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya)
Mimi Yati (Prodi S1 Keperawatan dan Ners, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya)
Dewi Sari Pratiwi (Prodi S1 Keperawatan dan Ners, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya)
Noviati (Prodi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya)
Laode Muhammad Adlu (Prodi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya)
La Ode Muhammad Arsyi (Prodi S1 Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya)
Artha Yuni Sucitra (Prodi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Kesehatan mental merupakan komponen kesehatan yang sering terabaikan di masyarakat. Rendahnya literasi kesehatan mental dan minimnya deteksi dini melalui skrining menyebabkan banyak kasus gangguan mental tidak tertangani secara optimal di tingkat komunitas. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan mental masyarakat Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan Community-Based Participatory Research (CBPR) dengan melibatkan 105 peserta Penyuluhan dilakukan secara interaktif menggunakan media audiovisual, leaflet, dan diskusi kelompok terfokus (FGD). Evaluasi literasi menggunakan instrumen Mental Health Literacy Questionnaire-Short Version Adult (MHLq-SVa) melalui pre-test dan post-test. Skrining kesehatan mental dilaksanakan menggunakan tiga instrumen terstandarisasi, yaitu Self-Reporting Questionnaire-20 (SRQ-20), Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9), dan Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD-7). Analisis data menggunakan uji statistik paired t-test. Terjadi peningkatan rata-rata skor literasi kesehatan mental yang signifikan dari 48,4 (pre-test) menjadi 78,5 (post-test), dengan persentase peningkatan sebesar 62,2% (p-value = 0,000). Hasil skrining SRQ-20 menunjukkan 29,5% peserta berisiko gangguan mental umum. Skrining PHQ-9 mengidentifikasi 41,9% peserta dengan gejala depresi, dan GAD-7 menemukan 39,0% peserta dengan gejala kecemasan pada berbagai tingkat keparahan. Sebanyak 18 peserta (17,1%) dirujuk ke fasilitas kesehatan untuk penanganan lebih lanjut. Integrasi program peningkatan literasi dan skrining kesehatan mental berbasis komunitas terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat sekaligus mendeteksi dini kasus gangguan mental yang belum tertangani. Pendekatan CBPR dengan pelibatan aktif kader kesehatan lokal menjadi kunci keberhasilan program. Kegiatan ini direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam layanan kesehatan primer yang berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpmba

Publisher

Subject

Education Public Health Social Sciences Other

Description

Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa (JPMBA) merupakan jurnal (Open Journal System) yang diterbitkan oleh LPPM Universitas Mandala Waluya untuk hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial dan ...