Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persyaratan payload dan berat kosong pada Unmanned Aerial Vehicle (UAV) multi-role berdasarkan kategori misi militer/ISR, pemetaan, pertanian, dan logistik. Kebaruan penelitian ini terletak pada penyusunan rekomendasi awal rasio payload–berat kosong UAV multi-role berdasarkan komparasi data spesifikasi dari 50 UAV yang dikelompokkan menurut jenis misi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder yang diperoleh dari spesifikasi teknis pabrikan, artikel ilmiah, dan sumber teknis terbuka. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, scatter plot, serta identifikasi kecenderungan hubungan antara payload dan berat kosong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UAV militer/ISR umumnya memiliki payload 1–12 kg dengan berat kosong 5–10 kg, UAV pemetaan memiliki payload 1–10 kg dengan berat kosong 1–10 kg, UAV logistik memiliki payload 3–16 kg dengan berat kosong 2–10 kg, sedangkan UAV pertanian membutuhkan payload cairan yang lebih besar. Hasil ini menunjukkan bahwa rentang payload 1–20 kg dan berat kosong 1–10 kg merupakan konfigurasi dominan yang sesuai untuk UAV multi-role ringan. Implikasi teknis dari penelitian ini adalah bahwa perancangan UAV multi-role perlu memperhatikan keseimbangan antara kapasitas payload, berat struktur, dan fleksibilitas integrasi misi. Keterbatasan penelitian ini adalah analisis masih berbasis data sekunder dan belum memasukkan parameter aerodinamika, daya mesin, endurance, serta validasi melalui simulasi atau eksperimen.
Copyrights © 2026