Peningkatan ketergantungan pada laptop untuk kegiatan akademik telah menimbulkan kekhawatiran mengenai kesehatan mata di kalangan mahasiswa. Penggunaan laptop yang berkepanjangan dikaitkan dengan ketegangan mata digital, yang umumnya ditandai dengan gejala seperti mata kering, penglihatan kabur, sakit kepala, dan ketidaknyamanan visual. Studi ergonomi eksperimental ini bertujuan untuk meneliti pengaruh durasi penggunaan laptop terhadap kelelahan mata di kalangan mahasiswa. Desain eksperimental terkontrol dilakukan yang melibatkan 60 mahasiswa sarjana yang dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan durasi penggunaan laptop: 1 jam, 2 jam, dan 3 jam penggunaan terus menerus. Kelelahan mata diukur menggunakan Kuesioner Sindrom Penglihatan Komputer (CVS-Q) standar dan tes ketajaman visual objektif yang dilakukan sebelum dan sesudah paparan. Temuan menunjukkan peningkatan signifikan pada gejala kelelahan mata seiring peningkatan durasi penggunaan (p < 0,05). Mahasiswa yang terpapar penggunaan laptop terus menerus selama 3 jam melaporkan tingkat ketidaknyamanan tertinggi dan penurunan signifikan dalam kejernihan visual. Studi ini menyoroti pentingnya intervensi ergonomi dan pengaturan waktu layar untuk meminimalkan kelelahan mata di kalangan mahasiswa. Rekomendasi termasuk penerapan aturan 20-20-20 dan penempatan layar ergonomis untuk mengurangi ketegangan visual.
Copyrights © 2026