Pendidikan sebagai sarana transfer ilmu dan jalan filosofis yang berperan penting dalam membentuk kepribadian serta menumbuhkan kesadaran individu. Artikel ini membahas jejak filosofis pendidikan dengan menempatkan proses belajar sebagai pengalaman eksistensial yang menuntun setiap individu memahami diri, keberadaan, dan tujuan hidup. Melalui pendekatan kualitatif dengan kajian kepustakaan, dilakukan analisis literatur filsafat eksistensialisme dalam konteks pendidikan modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan yang berlandaskan filsafat tidak hanya mengarahkan peserta didik sekadar menguasai pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter, dan kesadaran eksistensial. Guru dipandang sebagai cermin kebebasan yang menuntun peserta didik menemukan makna hidup dalam kebebasan dan tanggung jawab. Oleh karena itu, nilai-nilai filosofis dan eksistensialisme dalam pendidikan mampu menuntun individu menjadi pribadi yang bertanggung jawab dalam kehidupan.
Copyrights © 2025