Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan media digital berbasis Google Sites pada pembelajaran energi dan perubahannya di sekolah dasar. Penelitian dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara infrastruktur teknologi sekolah yang memadai dengan minimnya pemanfaatan media digital dalam pembelajaran IPAS yang masih didominasi metode ceramah. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif-kuantitatif, penelitian melibatkan seorang guru dan 26 siswa kelas III UPT SD Negeri Ngujuran 1. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan angket kebutuhan, kemudian dianalisis melalui reduksi data serta persentase jawaban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun fasilitas WiFi dan LCD tersedia, penggunaannya belum optimal sehingga hanya 50% siswa mencapai KKTP. Guru kesulitan memvisualisasikan konsep energi yang abstrak, sementara siswa cenderung bosan dengan buku teks namun menunjukkan minat tinggi terhadap video dan permainan interaktif. Temuan ini menegaskan kebutuhan mendesak akan pengembangan media digital berbasis Google Sites yang interaktif, kontekstual, dan selaras dengan Kurikulum Merdeka. Media ini diproyeksikan dapat mempersonalisasi pembelajaran guna meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman konsep siswa secara signifikan.
Copyrights © 2026