Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi digital storytelling dengan ragam media dalam mendukung eksplorasi literasi anak usia dini di TK Permai Lalebata, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya capaian literasi di Indonesia dan masih terbatasnya kajian empiris mengenai pemanfaatan digital storytelling pada lembaga PAUD di wilayah perdesaan, khususnya yang telah memperoleh dukungan program digitalisasi pembelajaran pemerintah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, dan anak-anak dalam kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video animasi, audio cerita, buku digital, dan aplikasi pembelajaran interaktif mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, interaktif, dan bermakna. Digital storytelling meningkatkan keterlibatan anak dalam kegiatan menyimak, berbicara, memahami simbol, serta menceritakan kembali isi cerita. Selain itu, peran guru sebagai fasilitator dan kemampuan memanfaatkan media digital menjadi faktor penting dalam keberhasilan implementasi pembelajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan pembelajaran literasi berbasis teknologi pada pendidikan anak usia dini, khususnya dalam konteks lembaga PAUD perdesaan yang mengimplementasikan program digitalisasi pendidikan.
Copyrights © 2026