Penelitian ini bertujuan menganalisis sintesis teori pembelajaran kognitif dan behavioristik dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di era digital. Penelitian menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif terhadap 18 sumber literatur yang terdiri atas artikel jurnal, buku, prosiding, dan dokumen kebijakan pendidikan yang diterbitkan pada rentang tahun 2016–2026. Data dianalisis melalui proses identifikasi, klasifikasi, dan sintesis tematik terhadap konsep-konsep yang berkaitan dengan teori belajar, Kurikulum Merdeka, dan teknologi digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa teori kognitif dan behavioristik memiliki fungsi yang saling melengkapi dalam pembelajaran. Teknologi digital berperan sebagai ruang konvergensi yang mengintegrasikan pengembangan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kemandirian belajar dengan pembentukan disiplin serta keterlibatan belajar melalui mekanisme penguatan. Sintesis literatur menghasilkan model konseptual guided autonomy, yaitu pembelajaran yang memberikan kebebasan kepada peserta didik untuk mengonstruksi pengetahuan secara mandiri dengan tetap memperoleh arahan, umpan balik, dan penguatan yang terstruktur melalui lingkungan pembelajaran digital. Model ini relevan sebagai landasan konseptual implementasi Kurikulum Merdeka di era digital.
Copyrights © 2026